PERMOHONAN

Layanan

Riset, Pengkajian dan Peredaran PRG
Selamat Datang Di Portal

SiRapPRG

Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati luar biasa (mega biodiversity). Kekayaan tersebut harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana amanat UUD 1945 Pasal 33. Pemanfaatan keanekaragaman hayati untuk pembangunan pertanian dan sektor terkait lainnya perlu didukung teknologi, di antaranya bioteknologi modern. Hasil aplikasi bioteknologi modern berupa Produk Rekayasa Genetik (PRG) diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mutu, dan pendapatan pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian berbasis pertanian, serta menjamin kelestarian lingkungan dan kualitas sumber daya manusia.


Indonesia telah mengadopsi bioteknologi, termasuk teknologi rekayasa genetika, sejak dekade 1990-an. Hal ini ditandai dengan pendirian unit penelitian bioteknologi di perguruan tinggi dan kementerian/lembaga, termasuk di Kementerian Pertanian (Kementan), yaitu Balai Penelitian Bioteknologi Tanaman Pangan (Balitbio) pada tahun 1995 yang sekarang menjadi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen). Pelaksanaan penelitian dan peredaran PRG dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2005 tentang Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik dan peraturan terkait lainnya, terutama pada sektor pertanian dan subsektor terkait, pangan, dan lingkungan hidup.


PRG yang dihasilkan dari kegiatan penelitian dan pengembangan sebelum diusulkan untuk dilepas dan/atau diedarkan, termasuk pemasukan ke dalam negeri, harus dikaji/diuji efikasi dan memenuhi persyaratan keamanan hayati. Pengkajian tersebut mencakup keseluruhan proses pemeriksaan dokumen dan pengujian PRG, serta faktor sosial ekonomi terkait.

Sistem Informasi Riset, Pengkajian Keamanan Hayati, dan Peredaran Produk Rekayasa Genetik

SiRapPRG

SiRapPRG merupakan Sistem Informasi PRG pada sektor yang menjadi tugas dan fungsi Kementerian Pertanian yang memfasilitasi kegiatan penelitian (riset), pengkajian keamanan hayati, dan peredaran PRG. SiRapPRG akan dikembangkan dalam beberapa versi agar PRG dapat berkontribusi maksimal dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern, serta berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. SiRapPRG disusun dalam beberapa versi sesuai dengan perkembangan regulasi, teknologi, dan aspek terkait. SiRapPRG versi 1.0 (disingkat SiRapPRG 1.0) berisi informasi kegiatan riset PRG, regulasi, dan pengkajian keamanan hayati pada sektor pertanian dan subsektor terkait. SiRapPRG juga memfasilitasi proponen dalam pengajuan pengkajian keamanan pakan kepada Kementerian Pertanian cq Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), serta menyediakan informasi perkembangan pengkajian keamanan pakan oleh Tim Teknis Keamanan Hayati PRG Bidang Pakan (TTKH Pakan). SiRapPRG diharapkan dapat dimanfaatkan oleh instansi dan pihak terkait, lembaga penelitian, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui SiRapPRG diharapkan terjadi peningkatan kinerja, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan.

Keamanan Hayati ialah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah kemungkinan timbulnya risiko yang merugikan keanekaragaman hayati dan kesehatan manusia akibat pemanfaatan Produk Rrekayasa Genetik.

Keamanan Hayati

Keamanan Pangan

Kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah kemungkinan timbulnya dampak yang merugikan dan membahayakan kesehatan manusia akibat proses produksi, penyiapan, penyimpanan, peredaran, dan pemanfaatan pangan PRG.

Keamanan Pakan

Kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah kemungkinan timbulnya dampak yang merugikan dan membahayakan kesehatan hewan dan ikan akibat proses produksi, penyiapan, penyimpanan, peredaran, dan pemanfaatan pakan PRG.

Keamanan Lingkungan

Kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah kemungkinan timbulnya risiko yang merugikan keanekaragaman hayati akibat pemanfaatan PRG.